Apa Natal itu, ‘kaphe’ ?

Ditulis oleh: Nindy Silvie

Dahulu ketika masih di kampung biasanya pada tanggal 25 Desember aku hanya duduk di depan layar kaca dan menonton film- film natal yang terlihat seperti fantasi, mengagumkan.  Dan tahun ini siapa sangka aku merayakan natal seperti yang selama ini kulihat di TV; dekorasi pohon natal, memeriksa isi kaus kaki yang digantung di perapian sambil berharap apa yang telah ditinggalkan Santa, tukar menukar kado, kebersamaan  dan merasakan euforianya. 
Betapa indah lampu berkilauan di jalan dan jendela- jendela rumah tetangga diiringi lagu – lagu natal. Kado-kado kejutan dari teman dan keluarga-pun tersusun rapi di bawah pohon natal dan akan dikeroyok ramai-ramai pada pagi natal. Memang indah.

Beberapa bulan yang lalu aku masih ingat sebuah perdebatan dengan abangku soal natal. Dia melarangku untuk ikut merayakan natal karena itu bertentangan dengan agama Islam dan sangat terlarang walaupun mengucapkan selamat saja kepada yang merayakan.  Syukur, adu argumen itu tak berkepanjangan, aku tetap mengatakan natal bukan hanya upacara religius  belaka tetapi kultural bagi orang barat sana. Akhirnya kami diam dan memilih jalan pikiran masing- masing walaupun dia sedikit berat membiarkan aku di negeri paman sam ini dan merayakan natal.

Waktu masih di kampung, orang- orang ramai mengatakan natal itu bahaya dan sangat kaphe ( kafir, red).  Apa itu santa claus tak masuk akal dan sebagainya. Tak pernah sekalipun aku ucapkan selamat kepada temanku yang non-muslim, terlebih- lebih merayakannya.  Yang kulakukan hanya menonton layar kaca tentang fantasi natal, gelak tawa santa claus, kado- kado natal untuk anak- anak yang berperilaku baik.  Salah satu film natal yang aku suka adalah homealone dan polar express. Dan sekarang di sini baru dapat aku rasakan apa gerangan natal itu.

Sekali aku pernah pergi gereja besar African-American di Cleveland utara Ohio. Gereja yang satu ini sama sekali tidak terlihat seperti gereja yang memiliki bangunan runcing dan lonceng disekitarnya. Dari luar bangunan itu bisa kudengar sound sistem yang menggema dahsyat ketika mereka mainkan lagu- lagu gospel. Melihat betapa semangatnya mereka memuji dan bersyukur pada Tuhan dengan sepenuh jiwa dan tangisan. Merasa sedikit terharu juga ketika melihat mereka begitu ramah dan welcome, memeluk tiap orang yang masuk ke sana dan mengatakan “May God Bless You”, belum pernah ada orang di kampungku yang memperlakukan itu kepada orang lain, tak pernah kujumpai.

Pada Christmas eve aku minta mama Aurel untuk membawaku ke gereja. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi walaupun mama Aurel bukan kristen dia baha’i dan nana bukan kristen lagi beliau sudah lama meninggalkan agama ini dan malam itu dia kembali ke gereja untuk pertama kalinya. Ini gereja katolik yang jauh berbeda dengan gereja African-American yang terlihat seperti konser. Bangunan ini terlihat lebih wajar seperti gereja yang pernah aku lihat dari luar dan sedikit kaku. Pukul sebelas  malam itu adalah perayaan Midnight mass yang pada saat itu merupakan perayaan kelahiran Yesus Kristus. Dimalam ini kristian berdoa dan menyanyi di bersama-sama. Lagu-lagu kristiani ini lumayan enak juga didengar dan ada beberapa lagu yang aku suka. Setelah beberapa lagu dimainkan tibalah seorang pastur yang diiringi oleh beberapa  orang menuju altar.

Mereka mulai membaca bible dan tiba- tiba berdiri dan berlutut kemudian mulai menyanyi kembali. Pada saat itu mungkin orang- orang di sana tau aku bukan kristian karena aku terlihat bingung dan gaguk.

Aku pandangi satu persatu statue di dinding gereja itu, gambaran bagaimana Yesus disalib dan di hadapan jemaat ada dua patung besar Yesus dan bunda maria terlihat anggun dan agung. Ritual yang terakhir dilakukan malam itu adalah sang pastur menuangkan segelas wine yang melambangkan darah Yesus dan sepotong roti yang melambangkan daging atau badan Yesus (Jamuan terakhir). Sang pastur menyulangkan wine dan roti itu pada beberapa orang yang mengiringinya ke altar tadi. Lama kelamaan para jemaat satu persatu juga menyeruput wine dan sekerat roti itu. Selesai, ditutup oleh lagu dan jemaat mengundurkan diri.

Tak buruk, pengalaman pertama masuk ke gereja katolik dan melihat proses ritual yang berlangsung.

Pikiran kolotku dulu merasa Islam itu adalah agama yang paling benar di seluruh jagad raya dan kristen maupun agama lain itu kafir dan salah besar. Pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan, etika hidup dan segala macam. Agama samawi yang monoteistik ini turun dari satu tuhan dan mengutus banyak nabi turun temurun. Aku juga lelah memikirkan kenapa agama- agama ini saling bermusuhan dan benci satu sama lain. Bunuh membunuh dan perbuatan tak manusiawi lainnya. Padahal Tuhan yang disembah sama saja.

Kasus Islam Ahmadiyah yang dikeroyok masa FPI menunjukkan betapa bodoh dan tak manusiawinya FPI menghukum mereka dengan cara seperti itu. Apa percaya diri sekali mereka jikalau melakukan jihad dan menentang segala hal yang tak sejalan dengan ajaran yang dipercayai akan masuk surga serta ditemani oleh bidadari-bidadari cantik?  Apakah Islam seperti itu, suka menghakimi dan membunuh orang? Kita bisa katakan kalau Islam itu agama yang benar, boleh saja yahudi katakan agama mereka yang benar.

Di samping itu WH di Acheh sibuk merazia penjual- penjual mercun/kembang api pada saat malam tahun baru, pekerjaan yang cocok mereka kerjakan adalah menangkap orang- orang hipokrit terhadap rakyat dan koruptor. Selebaran yang disebarkan ke sekolah- sekolah oleh Dinas Syariat Islam menceramahi perkara Valentine day yang sangat tak cocok dengan etiket Islam. Boleh saja menyerukan hal- hal seperti itu pada kaum muda tapi apakah tak ada perkara yang lebih krusial untuk ditangani di negeri syariat ini? Kenapa memandang Syariat Islam dan menerapkannya secara sangat simbolis? amsalkan sibuk mengurusi pakaian, menangkap sekaligus mempermalukan perempuan. Apa itu esensi syariat? Aku rasa tidak.

Aku mempunyai mama angkat yang namanya  Aurelia, beliau seorang Baha’i. Mungkin tak banyak orang di Indonesia tau agama ini. Walau sempat kudengar kabar tentang perkembangan agama ini di Indonesia bagian timur. Baha’i adalah agama monotheistic yang turun di Iran pada tahun 1944 yang dibawa oleh Baha’u’llah. Agama ini terdiri atas gabungan agama dan kepercayaan seperti, Yahudi, Kristen, Islam, Budha, Hindu, Shinto, Confucianisme, Sikhisme, Taoisme dan sebagainya. Pada dasarnya Baha’i mengajarkan dan mendoktrin perkara keragaman manusia, tuhan dan agama. Beberapa kali aku mengikuti meeting prayer mereka yang dibuka untuk umum guna mengenalkan kepada masyrakat apa itu Baha’i. Mereka hampir sama seperti semua agama yaitu berdo’a, memuji Tuhan dan membahas segala hal yang diajarkan. Tak ada hal yang jauh berbeda dengan pemeluk agama lain mereka sama- sama manusia yang mencari Tuhan dan dekat dengan-Nya. Mengerjakan ritual agama yang juga dikerjakan oleh pemeluk agama- agama lain walaupun dengan cara yang berbeda.

Tuhan yang dimaksud juga sama yaitu yang menciptakan dunia ini dan segala isinya, sehingga manusia patut menyembah dan bersyukur pada-Nya. Lihat, betapa besar dunia ini beserta isinya dengan makhluk- makhluk yang beragam dan melakukan hal- hal berbeda. Ada niat baik yang ingin dilakukan, ingin membuat dunia lebih baik dan kedamaian. Sebagian dari mereka melakukan hal- hal baik layaknya Islam menganjurkan kita untuk melakukan kebajikan. Aku tak tega ketika mengingat kata ustadku dulu “orang- orang yang bukan Islam akan masuk neraka jahanam selamanya, tak akan mencium bau surga”.

Yellow Springs

31 Desember 2008

Iklan

48 Komentar

Filed under Nindy Silvie

48 responses to “Apa Natal itu, ‘kaphe’ ?

  1. agam

    mantap that. luar biasa tulisan ini.

    perlu kita pertanyakan, dimana sudah imannya?
    sang na rencana ganto agama wate trok wo dari Luwa…hahaha.
    bertaubatlah kawan.,,..

  2. Nindy

    anda kira anda tau siapa yang masuk neraka atau surga? atau lagi memang anda tau siapa yang benar dan salah?
    saya tulis ini, karena saya mempertanyakan kenapa agama islam yang kita katakan paling sempurna dan segala maha, malah sekarang orientasinya kemana2! saya bukan orang Islam yang cuma dengar kata ustad dan tunduk! tapi kaji dan lihat dunia ini ga cuma kita! masih banyak orang yang walaupun bukan islam tapi berbuat baik lebih dari orang islam sendiri yang sekarang malah saling bunuh membunuh!
    tanyakan saja pada diri anda!!!

  3. sinterklas itu orang Finland yang kerja di Coca Cola nind. Serius loh 🙂

  4. Nindy

    ada2 saja kau!!!
    sinterklas juga ada dari russia!!!

    • yudieka

      Nindy…sinterklas kan buah kapitalisme….gimick industri,,,nasrani lahir di timur tengah……yg ga berpinus (pohon natal)….juga tak berusa kutub dan ber pit hitam…..ga masalah sih,inikan sekedar jenis ‘tetabuhan’ untuk meramaikan ‘musik’,,,dengarkan inti pesan ‘lagunya’ jangan terlena cuman dg tatabuhan nya,,,,itu cuma menggerakan raga……

  5. kak ruz

    haha,yaya,adikku ni tambah luas pemikirannya,i appreciate it..
    kl kak ruz blg, maunya semua orang baik bisa masuk surga…tpi mgkn memang gak semudah itu..
    kenapa tidak semua orang baik masuk islam ya?haha..pemikiran anak tk..
    yakin aja, Allah Maha Bijak..=)

  6. mita

    Saint Nicholas itu dari Turki, Nin. Hihi

  7. Nindy

    hahahahah
    apa sajalah! ga tau aku!!! sinterklas juga bisa dari Afrika!! haha
    mamak aku merepet2 kenapa sinterklas mesti putih dan bermata biru seperti yesus yang berkulit putih dan bermata biru… hahahahaha

  8. Nindy

    eh ruz, rindu juga lah ama ke!!
    dah lama ga ngakak2 sama2

    • imdokar

      eh ini serius nin. menarik juga kita angkat dari mana santa datang. kata brigitt, ada legenda sinterklas itu orang turki, di malam natal dia kasi sedekah/hadiah untuk orang miskin, tapi kawanku yang dari finlandia bilang sinterklas itu orang finlandia sebenarnya (mungkin cerita rakyat finlandia) dan sama Coca Cola dijadiin ‘action figure’ (dipakein baju merah dll) dan jadilah seluruh dunia tau ttg sinterklas!

      masalah warna kulitnya, ya mak kw jgn sensi dong ;P

      di sini sinterklas (kita sebutnya samichlaus) ga eksis buat umat beragama yang ngerayain natal. tapi secara tradisi, kita kenal samichlaus.

      -raisa

  9. Siwok Salda (azier)

    saya penah dengar dari orang juga, gak tau apa benar atawa salah ya..,

    —orang yang mengagumi sautu kaum, maka dia sudah masuk dalam kaum itu, apalagi mengagumi tentang agama—

    ada yang bisa kasih penjelasn gak??
    tenkiu

  10. Nindy

    sa, ko masih ingat buku anak2 yang kita dapat di pasar kwitang yang judulnya don’t get stuck in my chimney? aku bakal cek ntar… gimana anak2 bilang soal santa klaus…
    samichlaus mungkin itu jerman… dan saint claus aku rasa.. dia kayak saint of god kali!! research dulu ni…
    seru juga,,, orang2 kayaknya berebut2 punya cerita ttg sinterklas..dari masing2 perspektif daerahnya…
    mamak aku punya patung black sinterklas loh!! lumayan imut!

  11. raisa

    aku jujur kagum sama Gandhi dan Dalai Lama. dan aku benci sama King AbdulAzis di Arab, Bush, dan beberapa mullah di Iran. King AbdulAzis itu muslim kaya yang lupa derita sodara sendiri di beberapa negara Timur Tengah, mullah di Iran sering berlaku semena-mena dan korup. Bush itu taik.

    Mungkin kita bicara kalau orang Barat itu serba ga ada budaya, serba porno, serba calon neraka, tapi orang Barat bilang kita tukang korup, tukang kawin pedofil (ini karena banyak kakek di Arab yang nikah sama anak-anak umur 7 taun kebawah) dsb.

    Karena identitas kaum belum tentu mewakili tiap pribadi pengikutnya. Begitu juga sebaliknya.

    Maaf kalau salah, namanya juga pelajar pemula.

    -raisa

  12. Nindy

    hey azir! kamu kira kamu kaum apa?

  13. mita

    Stereotip yang bikin kita menjeneralisasikan suatu kaum. Aku memang Islam, tapi aku mengagumi dan menghargai orang – orang lain yang berasal dari agama diluar Islam yang tau bagaimana caranya berbuat baik untuk orang lain, bumi, dan Tuhannya.
    Pendapat kita beda – beda ya?

    hihi. Sambil ngetik ini aku jadi ngidam Mi Aceh.
    Lapaaaarr.

  14. nun

    Hoho, kenal Pit Hitam gak adek2? Itu pemuda negro yang disuruh-suruh Sinterklas untuk memikul kado-kado yang berat permintaan kalian pada malam natal yang jahanam dinginnya, lalu memasukannya ke cerobong asap rumah kalian (itulah penyebab dia hitam dan juga semua orang negro), agar esok pada hari natal, adek2 bisa terkejut dan melupakan taik mata waktu melihat hadiah yang begitu aduhai, dan berkata di dalam hati — supaya ibu bapa tak mendengarnya — Oh my Gods an fucking excellent gifts or damn its!

    Saya kira, itu adalah salah satu kebanggaan orang Negro, bisa membantu anak-anak yang manis seperti kalian, tapi kemudain Tengku Obama datang, dan Pit Hitam kembali menjadi putih.

    Halo, kalau saya tidak salah, Usman pernah sangat mengagumi kebudayaan Persia, waktu orang-orang Persia masih menganut agama Zoroaster, Usman takjub pada kebesaran peradaban Persia tapi kasihan sekali Usman tak bisa memaksa orang Islam Badui untuk menirunya, sebab mereka kurang sekali rasa seninya, apa boleh buat itulah takdir merek. Jadi diceritakan dalam sebuah riwayat yang masyur, waktu serdadu Islam Badui menguasai tanah persia berikut istananya, dibawa pulanglah sebuah ambar atau karpet yang sangat indah yang luas sekali bentangannya, mungkin sebesar lapangan bola AC Milan, dan seluruh serdadu arab merobek karpet yang indah itu dan memasang di rumah mereka, tentu saja bagi yang suka seni, tapi ada pula yang menjualnya dengan harga 40.000 dirham untuk ukuran sebesar taplak meja, ini dilakukan oleh orang-orang yang tak menghargai keindahan. Saya yakin adek2 yang manis ini sangat suka seni, seperti sahabat Usman. Maksud saya adek2 singkat saja, kalau kita menyukai sebuah kaum tidak benar bahwa kita sudah menjadi bagian dari kaum itu, contohnya sahabat Usman yang bijaksana, dia tetap pada agama yang dianutnya dan tidak pernah kita dengar Usman menjadi penganut Zoroaster. Saya mau titip salam manis untuk Ahmadinejad dan Hasan Nasrallah, dan saya ingin berkata kepada Tzipi Livni : rigoureux pour leurs rivaux, ils sont d’une indulgence infinie lorsque eux menes sont en cause.

  15. mita

    Iya Paman Nun, dalam beberapa cerita klasik Sinter Klaus, Si Pit hitam ini yang membersihkan cerobong asap agar jubah Paman Klaus tetap merah dan putih cemerlang (seperti bendera Indon ya?) saat memasuki cerobong asap.

    Dan dibeberapa cerita lainnya, konon si Pit Hitam ini yang memberikan sapu lidi (bukannya mainan buatan Elf) kepada anak – anak nakal.

    Tapi di buku cerita Paman Klaus edisi terbaru, atau yang kita sebut modern, semuanya sudah direvisi. Tidak ada lagi si Pit Hitam. Tampaknya karena Paman Obama sudah diangkat menjadi Presiden dan si Pit Hitampun sudah sudah tidak menjadi tukang bersih – bersih cerobong lagi. Atau karena anak – anak jaman sekarang tidak ada lagi yang nakal (seperti kami contohnya; baik, inosen, dan manis) sehingga si Pit Hitampun tidak perlu lagi berkeliling membagikan sapu lidi. HIhi.

    Bagaimana menurut Paman Nun?

  16. nun

    Jadi dek mita, menurut paman nun, kenapa pit hitam hadir untuk menolong santa, sebab masa itu perbudakan di eropa lagi jaya-jayanya. itu semacam metafor bahwa santa yang mulia juga mesti mempunyai seorang budak seperti halnya kaum borjuis yang lain.

    nah buku revisi, di satu sisi ingin, bermaksud baik, sejenis political incorrectally, untuk menyetip metafor itu, tapi mereka melupakan satu fakta yang tak mungkin dihapus bahkan oleh maksud baik, yaitu, bahwa anak2 yang manis selalu punya ingatan lain tentang pit hitam, ketimbang ingatan cabul dan jahanam orang dewasa, yaitu pit adalah seorang santa hitam.

  17. Nindy

    hahha sial! sinterklas juga pengguna slavery!

  18. Nindy

    eh, btw ngomong soal warna, ada yang pernah dengar ga
    nebula di jagad raya sana kelihatan berbentuk mata yang warnanya biru, orang2 ktakan adalah mata Tuhan…

  19. Oryza

    apa yang kalian ributkan soal santa dan hantu belawu!!!!! aku setiap hari ketemu santa di tikar pandan, fauzan santa. aku diam diam saja kok! dan ketemu piet hitam juga di tempat yang sama aku bertemu santa. tapi piet hitam yang aku temui, kerjanya bukan membersihkan cerobong asap atau membawa kado buat saudara saudara nasrani ku, tapi mengambil gambar melalui lensa kameranya! aku biasa memanggil nya bang todak!

    (demi tuhan yang maha mengampuni, aku hanya bercanda)

    saudara azier, sekali sekali belajar sama qurayshihab dan karen amstrong. jangan hanya membaca kitab kuning lantas ceramah soal agama.

    natal itu kan kita merayakan kelahiran salah satu nabi besar kita, nabi isa. yaa kenapa tidak! tetapi soal teknis perayaanya jangan meniru orang nasrani. yah, sekedar memberi ucapan selamat natal kepada teman nasrani kita boleh lah. jangan buat islam itu menjadi kaku. islam itu sangat fleksibel, lentur, tapi tidak boleh patah.

    saya ingat nabi muhammad pernah berpuasa untuk merayakan lolosnya nabi musa dari maut api fir’un.

    untuk nindy silvie: aku tunggu tulisan mu soal perayaan asyura di negara muslim mayoritas syiah.itu menarik juga kalau di angkat. pendekatakan kepustakaan saja. buktikan sama mereka, pena mu juga lihai merekam acara perayaan umat islam.

    comandante oryzos

  20. Faza

    Dear Nindy,

    Ikut memberi tanggapan yaaaa… n_n

    – update masalah penyerangan FPI terhadap Ahmadiyah itu, sebenarnya ‘jemaat’ Ahmadiyah yang menyerang duluan lhoo…setelah itu, baru FPI nya ngamuk-ngamuk ^_^. Wallahualam bisshawab.

    – Ketika Nindy mengatakan bahwa pada dasarnya semua agama mengajakan kebaikan……, nampak sesuai dengan surat Yunus ayat 10 dikatakan bahwa “Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah mereka telah diberi keputusan.”
    Tuhannya dari dahulu memang satu. Tapi seorang nabi hanya diutus untuk satu kaum saja, bukan begitu? Cukuplah nabi Isa bagi umatnya. hanya Rasulullah SAW yang dikirimkan untuk umat hingga akhir zaman. Namun, umat Islam tetap wajib meyakini (penggunaan kata ini benar tidak, ya?) kenabian nabi-nabi yang lainnya.

    – Nabi Isa bukan Tuhan. Injil Barnabas tegas mengatakan itu (injil ada banyaaaaakkk banget versinya..kalau tidak salah ada 32an, tapi Barnabas ini murid langsungnya Nabi Isa). Ketuhanan Isa ditetapkan oleh para penguasa Romawi dalam Konsili Nicea berdasarkan voting : “Siapa yang setuju Isa kita tetapkan sebagai Tuhan?”
    dan suara terbanyak para pemimpin menyatakan Isa sebagai Tuhan. Lumayan kan, kalau banyak yang bertandang ke sana dengan alasan mengunjungi ‘rumah Tuhan’ banyak pendapatan juga ;D
    Selain itu, dalam konsili tersebut ditentukan pula 25 Desember sebagai ‘hari kelahiran’ Isa.
    – Isa lahir di Timur Tengah, saya cukup yakin beliau tidak memiliki kulit putih bule dan bermata biru (Wallahu alam). Saya membayangkan beliau memiliki kekuatan dan ketampanan padang pasir, bukan dingin salju kala Natal.
    – Saya sering berpikir, jika Kristiani sedang merayakan kelahiran Nabi Isa, mengapa mereka menggunakan pohon cemara ya? bukankah di Timur Tengah lebih banyak pohon kurma? mengapa tidak menggunakan pohon kurma? mengapa kereta Santa Klaus menggunakan rusa? bukan unta? teman dekat saya yang protestan maupun katolik tidak pernah dapat menjawab pertanyaan saya ini. Jika jawabannya adalah budaya, mengapa tidak menggunakan budaya Nabi Isa?

    – beberapa ‘oknum (yang mengaku) muslim’ mungkin melakukan kesalahan. Maka ayo kita tetap berada di barisan Islam tanpa mereplika kesalahan oknum-oknumnya, kita ikuti Al Quran dan sunnahnya

    Love you fillah, my sister Nindy
    (^_^)
    Mafaza Chusaeni

  21. nindy

    Menanggapi masalah FPI dan Ahmadiyah, aku tak katakan pihak mana yang benar dan yang salah, intinya adalah mereka sama2 orang islam bukan? mengakui satu Tuhan dan beritikad baik untuk menjadi Muslim taat kepada Tuhan. tapi yang terjadi adalah, sesama umat yang kita katakan ‘muslim’ saling hina menghina dan bunuh membunuh. Manusialah yang buat sperti ini semua…

    Islam, jangan karena Islam lahir di Arab, islam di arabisasikan. Islam ada di seluruh dunia dan digunakan dalam berbagai cara dan budaya yang lahir di sana. Islam yang ada di cina mungkin membuat kaligrafinya sendiri menggunakan bahasa cina dan membangun mesjid tidak harus menggunakan arsitekur middle east mereka bisa saja bangun mesjid mereka dengan gaya arsitektur cina mungkin dan bukan berarti Tuhan tidak menerima hal yang seperti itu. Dalam hal budaya natal ini, kristen juga tersebar ke seluruh dunia dan ini dunia bukan punya satu budaya tapi jutaan. Kristen di Eropa yang dekat dengan north pole tidak punya unta dan tidak bersalju seperti di Arab yang panas dan padang pasir. Jadi hal seperti itu bisa lahir di mana saja.

    Perkara isa sebagai Tuhan dalam kristen pun bukan dia sebagai Tuhan, tapi dia anak tuhan. Aku pun tidak bisa percaya jikalau Tuhan beranak Tuhan tidak bisa di materialisasikan dan Aku pun tidak mau membayangkan bagaimana wajah isa dengan kekuatannya maupun Muhammad ketika masa itu, bagiku tak penting karena yang penting adalah pesan yang dibawa oleh keduanya.

    Tidak hanya kitab Injil yang banyak versi, Islam pun banyak alirannya dan versi. Lagi2 kita tidak bisa katakan bahwa kita benar 100% dan diantara lainnya hanyalah bohong belaka. Ingat Tuhan yang di sembah itu hanya satu dan hampir sama, hanya cara yang berbeda- beda.
    keragaman agama tidak membuatku susah yang penting manusia bisa menjaga bersama2. Bukannya mau muluk- muluk mengatakan kita bisa menjaga bersama- sama,
    tapi kenyataannya tetap berbeda. lihat konflik berkepanjangan Israel dan Palestina, dalam hal ini pun kita tak bisa mengeneralisasikan bahwa yang bersalah atas orang- orang palestina adalah orang- orang Yahudi tapi pemerintahan israel bejat itu! tidak semua warga Israel senang melihat perang dan mendengar letusan bom bunuh diri di Tel aviv yang membunuh anak2, bapak/ibu mereka dan sama juga dengan rakyat Palestina yang lelah di tuduh sebagai teroris bom bunuh diri dan rumah mereka yang di occupied oleh tentara israel. Dan di bagian dunia ini pun orang Islam yang lainnya mengamuk dan rasanya ingin membunuh semua orang- orang yang beragama Yahudi dan begitu juga orang- orang islam yang sama sekali tidak terlibat dalam hal bunuh membunuh ikut juga menjadi korban.

    Menurutku hal- hal materialistik ini yang membuat suasana menjadi kacau. seprti perang isreal dan palestina itu yang cuma memperebutkan Tanah yang sangat- sangat kecil sampai harus membunuh jutaan orang yang tak bersalah. Di mana lagi keadilan maupun kedamaian seperti agama- agama itu katakan?

    Islam bukan agama yang susah sebenarnya, cuma manusia sendiri yang membuat islam menjadi payah.

    • raisa

      gabung yak.
      kata Mami Brigitt kami (yang ternyata anggota lembaga dakwah Kristen-Orthodox Eropa), dalam Kristen, Isa itu ibarat salju,uap dan air. Biarpun wujudnya berbeda-beda (Tuhan, anak Tuhan dan entah apa satu lagi lupa aku) tapi sebenarnya dia itu satu: Isa. Kalau dalam katolik, entah kenapa Virgin Maria/Maryam yang lebih tinggi kedudukannya dari Isa?

      -raisa

  22. Siapa yang pernah berpikir bahawa hari ini tuhan mempermainkan manusia?

    ada riwat teungku/ulama masuk neraka.
    ada cerita pelacur masuk surga.
    ada kisah semua yang bukan Islam tak pernah bisa mencium bau surga.
    semua ada alasannya.

    Tuhan telah menciptakan agama. namun, kepercayaan kembali diciptakan manusia. itu juga kehendak-Nya.

    Aku cuma berharap, manusia tidak mempermainkan tuhan.
    Nindy dan kawan-kawan yang lainnya… kita pandai membaca buku dan menelaahnya. Tapi, sanggupkah kita menelaah Al-quran?
    Pernahkah kita bangga karena telah meng-khatam-nya?

    Penulis buku ini dan buku itu tidak sembarang menulis dan menggunakan ide atas risetnya saja. Mereka juga mempertimbangkan beribu dampak dari apa yang ditulisnya. Bisa jadi itu untuk kepentingan.

    -mati hari ini. hidup selamanya- adalah gambaran perbedaan antara mencari ilmu agama dan ilmu dunia. yang mana mau dipilih? Silakan!

    Seorang manusia adalah milik Tuhan. diciptakan kemudian dimatikan kembali. lalu dihidupkan untuk dihisap amalnya. itu riwat. kebenaran ada dalam kitab-kitab dan Al-Quran. bukan dalam buku-buku yang telah dipengaruhi oleh kepentingan suatu golongan.

    saya kagum, betapa telah luas pemikiran kawan-kawan saya saat ini. Namun, hati-hatilah. Tuhan punya sesuatu dibalik semua ini. Tunggu aja!!!

    Al Hallaj dibunuh karena mengatakan ‘Akulah Kebenaran’. Sungguh itu kata milik Tuhan. Namun, Rumi mengatakan, “Kata-kata ‘Akulah Kebenaran’ adalah pancaran cahaya di bibir Manshur, sementara Akulah Tuhan yang berasal dari Fir’aun adalah kezaliman.”

    Apa yang harus kita katakan sekarang?

    Akmal MR

  23. nindy

    halah bang akmal bikin aku takut aja,, heheheheh Tunggu saja!!!

    bisa saja bangga kalo bisa baca qur’an sampe tamat bukan baca qur’an lip serving dalam bahasa arab dan ga ngerti apa2. tuhan mengerti semua bahasa umat manusia jadi aku lebih suka membaca al- quran dengan bahasa yang aku pahami dan aku bisa menelaahnya. Qur’an itu tidak mudah dibaca karena banyak maksud2 mengunakan tamsil yang bersifat umum. pikir saja kenapa banyak sekali interpretasi dalam islam.
    kalo memang sebuah tulisan dicipta dengan maksud dan tujuannya sendiri dan juga kepentingan. Banyak ahli tafsir terdahulu yang menginterpretasikan Qur’an, dan kita boleh bertanya juga, mungkin ada maksud untuk kepentingannya sendiri. aku bukan mengatakan Al- quran tidak benar, tetapi interpretasi ini yang menjadi masalah, bagaimana manusia bisa mengungkap isi qur’an yang penuh rahasia…
    Tiap tulisan memang punya kepentingan karena tidak mungkin tulisan ada kalau tak ada masalah dan kepentingan.

    dan aku bukan manusia yang mau mempermainkan Tuhan tapi dibalik ini semua aku hanya mempertanyakan semua yang kudengar dulu dan memikirkannya bukan makan ilmu itu mentah2.
    eh maap ni, kalo keliru.. hehehehehhe

    peace bos!! hheheh

  24. hehehehe… gap that!!!
    menurutku semua ada maksud, tak hanya pribadikan? maksud golongan juga menjadi sebuah alasan kenapa tafsir ataupun hadist-hadist ada.
    ingat kata “menulis untuk mengingat”. Nah jika hadist-hadist atau perkataan rasul tidak di catat. maka tidak ada yang pernah tau. Aku juga pernah membaca kalau fungsi hadist dan tafsir itu untuk meringankan beban manusia dalam menelaah Quran.

    hehehe… aku juga ga pande2 kali. Tapi di Dokarim ada pak ustad lho…..

  25. Pang. Tuah

    Salut untuk saudara Nindy!

    Setiap orang berhak untuk ber-ijtihat.

    Terus mencari dan memahami, jangan berhenti. Kalau berhenti, nanti dipukul dengan sapu lidi si Pit yang dipakai untuk membersihkan cerobong asap itu. Kalau sudah begitu, Nindy ikut “hangus” nanti!

    Seperti sebuah kolam yang air di dalamnya kelihatan jernih, padahal di bawahnya telah mengendap lumpur tebal bekas lumut yang tak pernah dibersihkan. Nah, Nindy sudah mengaduk-aduk kolam itu hingga airnya berkeruh.
    Jadi Nindy tidak boleh melepas-tangan sampai di situ saja!

    Betul juga kata Akmal tentang “maksud golongan”.

    PLUR!

  26. oryzos

    “tuhan…….. lihat umat sedang beradu kepala! sedangkan engkau tertawa sambil memakan pop corn!”

    “hahahaha… terus… terus kan anak anak ku…
    tidak ada yang membuat merasa senang selain melihat anak anak ku berfikir”

    dan pemuda itu pun ikut tertawa ketika melihat tuhan tertawa….

  27. Pawang

    Sungguh luar biasa. Kemajuan berfikir yang amat baik. apalagi sudah mencekramkan kaki di paman sam.

    Namun sayang engkau hanya melihat dari segi buruknya islam dan melihat kebaikan yang lain. Anda mengadu kekuatan yang tak berimbang. Kebaikan dan keburukan. Aku sangat bahagi jika kita membuat perbandingan atara yang baik dan baik. Dan buruk dengan buruk.

    Bukan kah senada kawan?

    Pernahkan engkau mendengar kawan! Negeri yang kau agungkan itu, Paman Sam haram jadah telah menumpahkan darah kami?

    Peperangan antara katolik dan protestan?

    Tahukan kau? ku dan ayah ku naik gunung? Karena kami orang islam. Aku tak bisa bersekolah dengan layak di lumbung petro dolar. Apa lagi cari makan enak. Si loreng masuk kampung. Bukan kah kita harus mempertahankan permen yang harganya seratus rupiah?

    Maafkan aku, kawan. Jika tak senada dengan mu.

    Tahukah engkau kenapa rohingya terdampar di Idi dan Sabang? Karena mereka Islam kawan. Mungkin mereka tak kan terusir jika mereka bukan islam.

    Thailand selatan, Pasukan Abu Sayaf (MORO), HAMAS, OPM (Organisasi Papua Merdeka, Bukan Islam), Hizbullah, Pejuang Serbia, dan masih banyak lainnya yang tak ku tahu. Mungkin engkau bisa membantu ku merunutkannya, kawan. Mereka hanya ingin permen yang telah dirampas dikembalikan lagi pada tangan mungil anaknya kelak.

    Mereka punya alasan kuat untuk menumpahkan darah mereka, terkadang aku juga sangat benci dan jijik, kawan. Darah, kental dan
    merah membara.

    “Dulu Peluru Sekarang Pena”, terkadang kita perlu kebalikannya.

    Itukan yang membuat mu risau kawan? Mengapa kami orang islam saling membunuh? kami sedang mempertahankan permen kami kawan. Untuk sekolah, makan, hidup, dan mendapat HAM yang layak.

    Aku sepakat dengan mu. “Islam adalah agama fleksibel, lentur dan tak patah”. Haruskah kita keluar Al-qur an, Hadis, Rukun iman, dan rukun islam? Aku tak paham banyak. Mungkin karena terkadang aku menelan ajaran tauhit mentah-mentah hingga aku semakin tak paham. Pahit rasanya. Namun itu lah Tuhan, ada namun tak nyata. Tak seperti ibu yang sedang menyepih, anak yang berlari lalu di korbankan dagingnya, dan ayah yang menyayangi istri dan anak-anaknya.

    Apa hendak dikata. Ini lah keyakinan insan.

    Menyoal Ahmadiyah, ia telah menodai agama kami, kawan. Ia kata “masih ada nabi sesudah nabi muhammad”, setujukah engkau?

    Memang negeri ini negeri hukum. Namun sayang, raja rimba dikecualikan. Hanya untuk rakyat. Berulang kali kami (masyarakat muslim) telah meminta pemerintah untuk membubarkan penoda agama kami. Dan aku menyayangkan kejadian berdarah itu.

    “Pikiran kolotku dulu merasa Islam itu adalah agama yang paling benar di seluruh jagad raya dan kristen maupun agama lain itu kafir dan salah besar. Pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan, etika hidup dan segala macam. Agama samawi yang monoteistik ini turun dari satu tuhan dan mengutus banyak nabi turun temurun. Aku juga lelah memikirkan kenapa agama- agama ini saling bermusuhan dan benci satu sama lain. Bunuh membunuh dan perbuatan tak manusiawi lainnya. Padahal Tuhan yang disembah sama saja.” ini paragraf yang ku kutib dari tulisan mu kawan. Aku pernah mendengar paham ini jauh dari sebelum aku membaca tulisan mu, hingga aku tak terlalu terkejut dengan “Pemahamanmu” tentang agama-agama. Kawan Amerika ku kata, ini adalah paham unitarian. Pemahamannya seperti yang telah kau simpulkan kawan.

    Dan ia pernah berkata pada ku. Yang intinya mereka mempercayai ajaran-ajaran positif dari setiap ajaran agama-agama. Bukan agam, hanya “Paham” yang mereka anut yang ku tangkap. Maklum, bahasa inggris gampoengku belum cukup baik. Dan belum pernah aku menginjakkan kakiku di paman sam. Ingin rasanya ku injakkan kaki ku di negeri fobia itu.

    Sampai sekarang aku tak pernah baca dan dengar jika islam mengajarkan kita pada permusuhan. Yang ku tahu, islam mengajarkanku pada sebuah hal yang lebih baik dari itu. LAWAN.

    Dari kebodohan, kelaparan, untuk merdeka, dan kezaliman. Cukup ideal. Muhammad menharamkan perbudakan. Anak perempuan di muliakan. Adakah Muhammad menodai wanita? Saat itu ia membawa bendera islam, kata ayah ku.

    Tapi si haram jadah itu membawa bendera ke serambi sebagi kuda politiknya. Jadilah aku dan kau korbannya.

    http://WWW.uua.org
    Situs ini cukup baik u mu jika pemahaman mu adalah “semua agama sama saja”.

    Pernah tengku gampong berkata pada ku “bagimu agama mu dan bagi ku agama ku” yang bahasa arab nya “lakum diinukum waliyadin”.

    Setelah sunatan massal baru ku tahu kalau itu ayat Al-qur an.

    Penegakan syariat islam memang buruk di Aceh mungkin karena masih transisi.

    Sebagai perbandingan kawan. Tahu kah engkau jika di samping balai ku mengaji “alif, ba, ta, tsa” dulu ada sebuah tempat pelacuran di gampong petro dolar?

    Yang ku ingat. ayah kata “jangan dekati kotek itu, sayang!.”. Ujong Balang.

    Prostitusi yang di lindungi oleh raja rimba.
    Dan syukur kini telah musnah. Kami membakarnya? salah kah kami?
    Dan ibu ku tak pernah melarangnya walau ia seorang perempuan. Bahkan ia menyuruhku.

    Ia paham benar, dimana siang dan malam ia khawatir suaminya akan berzina? Adakah islam melecehkan wanita?

    Pelecehan terjadi oleh oknum, kawan. Bukan islam. Seperti yang engkau katakan di tulisan mu. “kita telah mengeneralkan”.

    Dan aku setuju yang engkau maksut. Koruptor di potong tangan nya jika capai jumlahnya. Iyakah?

    Salam.
    Note : Semoga kita saling berbagi.

  28. nindy

    hey pawang,
    terima kasih atas komentarnya…

    Bukankah buruk itu lahir dari yang baik? kalau anda membuat perbandingan antara baik dan baik dan buruk dan buruk buat apa ada kontrary? dan buat apa ada surga dan neraka juga setan dan malaikat?

    “Mungkin karena terkadang aku menelan ajaran tauhit mentah-mentah hingga aku semakin tak paham. Pahit rasanya. Namun itu lah Tuhan, ada namun tak nyata. “.
    komentarku untuk itu pawang, kenapa Tauhid itu ada dan kita pelajari tentang Tuhan? mempelajari Tuhan tidak hanya cukup dengan bacaan dalam kitab ataupun mendengarkan kajian atau ceramah. Berpikir bahwa ‘itulah Tuhan’ sudah cukup padahal sebenarnya tidak cukup dan tak akan pernah cukup atau berhenti. Tuhan itu harus dicari dan dipertanyakan, karena ketika kita berhenti memikirkan dan mempertanyakan Tuhan kita juga berhenti mempercayainya. Di samping itu jangan telan mentah2 ilmu itu tapi baiknya di kaji dan dingin. Aku mencoba mengkajinya dengan cara ini dan jangan semerta-merta karena aku lakukan orang2 berpikir aku atheist dan segalanya tapi aku ingin menggali lagi sejauh apa kepercayaanku pada Tuhan, tidak sekedar percaya berkata dengan lidah tapi memang benar2 merasakan eksistensi Tuhan.
    Bagaimana anda mengatakan Tuhan itu ada tapi tak nyata? tolong dipikirkan lagi.

    Saya hanya berpikir dengan cara yang berbeda dalam agama ya seperti Islam. Bagiku agama itu kerjanya bukan hanya ritual dan ritual tapi seprti banyak dikatakan bahwa agama ini adalah agama progressif yang berani melawan ketidakadilan dsb bukan? Kalau yang seperti pawang bilang “Mengapa kami orang islam saling membunuh? kami sedang mempertahankan permen kami kawan. Untuk sekolah, makan, hidup, dan mendapat HAM yang layak”, jadi dengan membunuh dan membela diri secara langsung kita juga mengabaikan hak2 orang utk hidup, untuk mendapatkan permen sepeti kata pawang, mereka juga tidak jahat sama sperti ibu bapak dan kakak adik kita. Kalau orang2 Islam menjadi seperti itu egois maka bagaimana ajaran Islam itu sendiri yang mengajarkan utk mencintai kemanusiaan?
    Tidak hanya ada orang2 islam yang ‘baik2’ di dunia ini, dunia ini luas pawang, Orang2 di luar juga disiksa oleh satu sistem yang sama, dalam hal ini kita masih dipengaruhi untuk lalai melihat musuh yang sebenarnya (dia pintar bersembunyi) dan menyerang perkara2 lain yang menjurus pada perpecahan karena musuh kita ini memang senang sekali berbuat hal itu.

    Dalam melihat porstitusi mohon jangan dilihat dari segi moral dan pelanggaran agama, tapi pikir kenapa porstitut mau melakukan itu, karena ada yang salah dibalik ini, ekonomi yang semakin jahat mendesaknya. sekali lagi ada hal2 yang tidak kita sadari sebenarnya adalah pembuat ulah dan kita didikte secara lembut dan halus.

    Boleh kita kata kalau Muhammad dan Islam mengaggungkan perempuan tapi kenapa wanita tidak bisa disejajarkan oleh laki2 dalam agama Islam tetap ada gap di antaranya. Kenapa tidak Aisyah yang dijadikan sebagai penerus Muhammad setelah beliau wafat? padahal itu istri yang terus bersama beliau dan mendengarkan kisah2nya, tapi sahabat laki2 beliau yang diangkat. Aku tidak hanya berbicara keadilan antara laki2 dan perempuan tapi juga bagian yang lain.
    Dikatakan ini adalah agama yang adil bukan? apa pawang bisa menjelaskan bagaimana adil itu dalam islam?

    Pawang mau melawan kan? nah melawan seperti apa? semoga bukan bentuk perlawanan tempo dulu, adu pedang, karena perang sebenarnya yang terjadi sekarang bukan perang yang seperti itu lagi, tapi adalah perang yang sangat2 halus dan mulus sehingga banyak yang tak sadar akan hal ini. Nah aku tanyakan lagi, apa ada ide bagaimana lawan ini? karena aku lihat pawang haus sekali akan perlawanan dan aku kagumi itu.

    Lagi, kenapa pawang pikir bahwa Ahmadiyah telah menodai agama kita hanya karena mereka percaya ada nabi setelah Muhammad? Ya tak masalah, selama kita tak mau percaya itu ya terserah, masih percaya kan Muhammad sebagai nabi dalam Islam, kenapa mesti resah? bukankah sudah punya ‘iman dan keyakinan’ sendiri? “bagimu agama mu dan bagi ku agama ku” aku kutip lagi quotes yang pawang kutip dari pak teungku. Kalau merasa terhina, maka orang yahudi dan kristen juga terhina karena ada nabi setelah nabi mereka.

    Aku ingin menegaskan bahwa, Jangan bawa2 paman Sam ini, karena kalian pikir aku mengagung-agungkan negeri ini karena dibalik itu tidak sama sekali, maaf pawang keliru dalam hal ini. hahaah, aneh sekali ketika membaca tulisanku ini, stereotip itu keluar. Sekali lagi ini bukan tentang Amerika dan tak ada hubungannya dngn jahanam ini. Mohon mengerti! Dan aku tau bagaimana ini negeri bermain tak perlu mengulang2 lagi teori!

    Saleum

    Nindy

  29. Usman Bin Lahdong

    huahaha,,,.
    carilah tuhanmu di negeri paman(mu) Sam haram jadah itu. semoga tidak engkau buat syariat kristen di aceh.

  30. Pawang

    Maaf, maksut ku adalah pada tulisan mu. “May God Bless You”, tidak pernahkah kau mendengarkan “Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh” di gampoeng kita? Benar, kau tak pernah mendengarkan“May God Bless You” karena di gampoeng kita sedikit sekali masyarakat kristen. Dan banyak yang tak bisa bahasa inggris.
    Dan adakah islam memerangi agama lain di serambi?

    Kau tak adil kawan, hanya menulis keharuan mu atas kebaikan mereka “May God Bless You” dan kau bandingkan dengan kebobrokan negrimu.

    Bukankah “May God Bless You” dan “Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh” semakna?

    Surga dan neraka, kebaikan dan keburukan.
    Apakah kita pantas membandingkan kakek-kakek memakai tongkat dengan ku atau mu yang sanggup berlari kencang?
    Alangkah lebih baik jika ku dan mu yang kita bandingkan? Dengan usia yang sama siapa lebih cepat. Itulah yang kumaksut kebaikan dan kebaikan. Keburukan dan keburukan.

    Aku percaya pada Allah dengan Al-qur an, hadits, dan Akal (logika). Sebatas itu. Namun jika kau menginginkan ku tuk tunjukkan Allah maka dengan tegas aku mengatakan “Tak kuasa”. Maka ku katakan “Tuhan itu ada tapi tak nyata” artinya dengan keyakinan. tauhid ku terlalu dangkal hingga aku tak mampu jelaskan. Dan sedang belajar.

    Bukan mengabaikan hak2 orang lain, kawan.
    Contonya saja, HAMAS. Bersalahkah mereka telah membunuh dan mencabut nyawa orang2 Israel?
    Mereka ingin merdeka, tanahnya dikembalikan, dan hidup dengan layak. Hak siapa yang di cabut, oleh siapa? Islam kah?

    Yah, mungkin saja Israel tak bersalah. Rampasan telah menjadi milik mereka dan tak ada yang boleh menggenggamnya lagi. Hanya mereka. Hingga 1300 pemilik sebenarnya tewas. Tua, muda.

    MEREKA HANYA INGIN MERDEKA DAN HAKNYA, kawan.

    Telah lelah mereka berpena. Tenggorokan pun kian kering mengemis kemerdekaan. Dan akhirnya…anak-anak palestina tewas. HAMAS atau Israel yang salah?

    Yups, aku setuju sangat. Prostitusi, tak bisa kita lihat hanya dari moral dan pelanggaran agama. Setujukah engkau dengan prostitusi? Tidakkah engkau risau jika kelak laki-laki mu menikmati mereka?

    Berhakkah wanita2 prostitusi mencuri hak istri2 yang setia dan menunggu kepulangan para suami jalangnya?

    Untuk itulah Islam mengharamkan Prostitusi. Untuk menghargai kaum hawa. Dan mari kita tingkatkan terus ekonomi kita, agar tak ada alasan prostitusi.

    Tak banyak ku baca sejarah islam. Setahu ku, Aisyah tak jadi pemimpin karena pemilihan saat itu secara demokratis. Pemimpin yang terpilih, itu lah yang terbaik menurut mereka saat itu. Dan setahu ku Aisyah pernah jadi pemimpin sebuah perang. Haruskah emansipasi wanita dipaksakan? walau tak sesuai.

    Apakah Aisyah harus jadi pemimpin umat Islam cuma karena ia istri Muhammad? Cukupkah syarat itu dijadikan syarat untuk menjadi seorang pemimpin? Kalau hanya ia istri nabi yang banyak mendengarkan fatwa Muhammad harus menjadi sang pemimpin, itu kah yang kau sebut adil?

    Dan itu lah yang terjadi setelah 4 khalifah yang dipilih secara demogratis. Islam tercemar karena pemerintahannya di pimpin dalam sebuah sistem kerajaan.

    Ingatkan ku jika silap dan nista?

    Keadilan.
    Ani berumur 3 tahun yang bersekolah di PAUD.
    Uni berumur 18 tahun yang bersekolah di SMU.
    Haruskah mereka mendapatkan uang jajan yang porsinya sama? sama-sama mendapatkan Rp 20.000,oo. Adilkah?

    Atau

    Ani mendapatkan uang lebih kecil dari Uni karena kebutuhan Ani jauh lebih kecil dari Uni.

    Keadilan yang mana yang kan kau pilih kawan?

    Apa pendapatmu pula tentang keadilan?

    Aku tak bisa menjelaskan banyak tentang perlawanan. Hanya sedikit yang ku lawan saat ini. Aku membaca, sedikit menulis, bekerja, berbicara, diam, dan berbagi yang ku punya. Saat ini aku sedang berbagi apa yang ku tahu tentang teknologi laut bersama nelayan? Berusaha merebut kembali hak-hak kami. Ini lah perlawanan ku.

    Seandainya saja, Ahmadiah tidak mengaku ianya Islam maka ku dan masyarakat islam tak perlu risau. Namun mereka katakan ianya Islam.

    Maaf, coba baca kembali Injil atau Zabur. Setahuku, disana temaktub adanya nabi setelah Musa dan Isa.

    Maaf jika ku membuat mu risau atau berang. Ku tangkap kau terlalu kagum padanya. Mungkin.
    Hingga kau lupa “Assalamu alaikum warah matullahi wabarakatuh” dari gampoeng kita.

    Jika ku silap dan meninggal kan goresan, maafkan lah.

    Salem.
    Note : Semoga kita saling berbagi.

  31. Pang. Tuah

    nindy, lihat! sang pawang sudah membantumu menguras kolam yang kau keruhkan airnya tempo hari.

    Sila nindy mengisinya kembali dengan air yang jernih!

    PLUR!

  32. nindy

    Usman Bin Ladong: ‘Tuhan’ di Amerika ini sudah hampir dibunuh sama orang-orang dan kristen tidak punya ‘syariat’ seperti Islam. Jadi jangan kuatir.

    Pang Tuah: kolam aku memang ga kenapa2, tapi ada yang coba keruhkan. Maap ya pang!
    PLUR!! hehehhe

    Pawang: Ini bukan masalah bahasa, aku juga mengerti arti kedua bahasa itu cuma pernah tidak kita mengucapkan salam dengan bahasa apapun yang berisi ttg seperti assalamualaikum, May god bless you atau dengan bahasa lain dengan orang yang bukan Islam? Bukannya kita juga manusia yang sebagiannya juga beragama atau betuhan? Lagi pula Tuhan mengerti semua bahasa kan? Jadi jangan repot2 meributkan perkara bahasa.

    Aku tak suruh untuk mencari dan menunjuk Tuhan seperti Tuhan itu bersembunyi di balik gunung. Bukan itu, tapi bagaimana bisa memang merasakan tuhan itu benar2 ada, bukan dengan cara yang material.

    Kalau bawa itu sebagai contoh nah, bagaimana keadilan itu bekerja dalam islam juga kalau ujungnya saling kontradiksi?

    Nah, kalau Muhammad tidak menikah dengan Khadijah, saudagar perempuan kaya raya dan terhormat maka muhammad tidak akan selamat.
    Demokrasi bagaimana waktu itu sehingga bisa naik mereka sebagai penerusnya? siapa yang mengklaim?
    Aku tak sebut kalau seandainya Aisyah menjadi pemimpin itu adil, tapi buat apa seandainya dia jadi pemimpin tapi Aisyah tak pandai? Aku tidak katakan semua perempuan bisa jadi pemimpin. Tidak semua laki2 cocok jadi pemimpin, keduanya harus dilihat dari kemampuan masing2.
    Dalam hal ini kita bisa melihat kalau sebenarnya ada hal2 yang bisa terjadi, tapi ini dikendalikan oleh orang2 yang berkuasa pada masa itu. Nah, pawang katakan syarat aisyah menjadi penerus Muhammad tidak cocok hanya karena dia istri Muhammad, tapi bagaimana dengan sahabat2 lainnya posisi mereka juga sama, sama-sama belajar dari Muhammad dan kalau dilihat apa ada sesuatu yang lebih spesial dari sahabat2?atau karena mereka lebih pintar atau karena mereka laki2 yang pada masa itu mendominasi?
    kalau pawang katakan Aisyah pernah menjadi pemimpin sebuah perang, apanya yang dipaksa? bisa kan?

    Tolong dikaji lagi ttg porsitusi. Porstitusi itu bukan hanya pada perempuan tapi pada laki2 ada disebut gigolo. Kenapa ada gigolo, kerjanya sama tidak dengan porsitusi perempuan yang pawang katakan? Jadi jangan hanya menyerang perempuan.

    Pawang bawa permasalahan Israel dan Palestina, ini bukan perkara agama, tapi ini adalah perkara politik dan ekonomi. Agama dijadikan sebagai kedok supaya orang2 tidak sadar dan semakin menggebu2 karena agama dan orang2 yang beragama itu diinjak2. Hal ini untuk membuat orang2 hanyut akan konflik yang terjadi.

    Kalau memang pintar, maka kau tak akan tangkap persepsiku dalam hal itu. Negara Amerika dan sebagaian orang2nya tak sama.

    semoga kita tahu apa arti ketika mengatakan ‘Assalamualaikum’ bukan gara2 orang-orang selalu mengucapkannya dan menjadi tradisi tapi memang benar tulus dan mengerti. Bukan seperti kita yang terlahir menjadi Islam tanpa tau dan menganalisis kenapa Islam kita pilih sebagai agama yang paling ‘benar’.

    Wassalam

  33. Pawang

    Apa pendapatmu pula tentang keadilan?

    “Merasa sedikit terharu juga ketika melihat mereka begitu ramah dan welcome, memeluk tiap orang yang masuk ke sana dan mengatakan “May God Bless You”, belum pernah ada orang di kampungku yang memperlakukan itu kepada orang lain, tak pernah kujumpai.” Bukankah itu tulisan mu?

    Menyedihkan bukan? kau lupa kenangan kampung mu, Kawan.

    “Aku tak suruh untuk mencari dan menunjuk Tuhan seperti Tuhan itu bersembunyi di balik gunung. Bukan itu, tapi bagaimana bisa memang merasakan tuhan itu benar2 ada, bukan dengan cara yang material.”. Contohkan pada ku?

    Dan bagaimana Tuhan menurut mu? Apa pandangan mu terhadap ALLAH? Bagaimana Kau melihat eksistensi Tuhan yang kau yakini?

    “Nah, kalau Muhammad tidak menikah dengan Khadijah, saudagar perempuan kaya raya dan terhormat maka muhammad tidak akan selamat.” Iya kah? Tidakkah kau percaya jika Tuhan itu “kuasa”?

    Tak kuasa ku balikkan waktu. namun kau bisa membaca buku2 sejarah Islam masa lalu sebagai perbandingan. Mungkin itu lebih baik dari pada ku jelaskan pada mu.

    Yups, setuju. Memang lelaki itu juga jalang.
    Tak ku maksut sedikit pun tuk menyerang wanita. Aku hanya melihat realita di Gampoeng ku. Tak cukup pandang ku tuk sampai di negeri sebrang.

    Apa pendapatmu tentang islam, kawan?

    Ku rasa orang-orang di gampoeng ku tak terlalu bodoh tuk mengerti “assalamualaikum”.

  34. ga sengaja stumble upon web ini. lumayan menarik. rasanya udah lama sekali sejak terakhir kali saya membaca pemikiran kritis dari generasi jaman sekarang. lumayan salut. selamat mempertanyakan dan memperdebatkan. its good for your soul.

  35. The last supper, wine, roti …. penasaran aku nynd, dirimu ada minum gak wine itu ?

  36. Nindy

    Wiza: oke makasih. ‘It’s good for my soul”. Lebih baik dari pada mengangguk2 saja apa yang didikte sama orang.

    Muda Bentara: Buat apa minum wine di gereja itu, gelasnya gabung2 sama orang. Itu bagian dari ritual waktu malam natal dan aku tak mau minum dari gelas itu.

  37. Be...

    Nindy. Juga kalian2 yg lain yg ada di SMD. Aku cuma mengingatkan kalian sebelum terlalu jauh terjebak dlm kemusyrikan. Bahwa ketauhidan seorang muslim tidaklah bisa dicampur adukkan dgn ritual agama lain. Dimana kalian tdk mengerti bertanyalah pada para cendekiawan muslim. Jgn mencari2 dan menerka2 dgn akal dan logika kalian yg terbatas. Khusus buat fauzan santa. Tolong arahkan anak2 itu dalam bingkai syariah.

  38. Be...

    Si nindy kaphe.

  39. Hmm..
    Nyan Nyang Kapaloe Lom, Hamboe Truss sampai Brutusss..

  40. Apa yang anda tulis tidak salah.. karena hal itu merupakan pandangan anda terhadapa sebuah perbedaan agama, khususnya islam dan kriten.

    Ini hak anda untuk menulis apa yang anda rasa perlu (dalam pemikiran anda).

    Namun, bukankah sebaiknya anda menulis pemikiran ini di room/site kaum kristiani, bukan di site umum dan site Islam.

    karena, secara tidak langsung, anda sudah mencoba membodohi kami dengan ilmu anda (Yang menurut Anda sudah hebat)….

    Apakah anda kira kami orang bodoh yang mau menerima langsung pemikiran anda (pemikiran yang anda peroleh hanya sebatas dari penglihatan kasat mata).

    so, jika mau menulis, maka menulislah sepuas hati anda, namun jangan ajak kami dan membodohi kami karena kepintaran pemikiran ANDA!!!!

  41. ratu

    sengguh terkesima juga sih membaca cerita dari saudara kita yang satu ini…. tapi kita semua harus lah bisa mengkaji lagi duduk persoalannya…. memang banyak orang islam hanya di KTP nya saja. tapi perbuatan, tingkah laku, pimikiran dll, jauh dari keislaman. mendengar cerita tadi saya juga ingin bertanya??? Apakah nabi kita Muhammad SAW pernah melakukan hal2 yang tercela dan jauh dari keislaman…..

    jika memang ada maka hai saudara qu, boleh anda ragu dengan islam dan menyamakan dengan agama2 yang lainnya….

  42. Nindy

    Thayeb: Tidak cukup mungkin hanya mengatakan saya ‘bangai’. atau anda yang cukup bangai hanya mampu berkomentar sebatas itu?

    Be: Sekolah menulis ini bukan sekolah doktriner agama ataupun lainnya tetapi melainkan sekolah yang menghargai kebebasan bernalar. Maaf, saya kira anda belum dapat memahami ayat yang mengatakan “bagimu agamamu bagiku agamaku.”

  43. Hey nice post you’ve got here, Nindy..me likey 🙂

    hehehe mumpung udah nyasar kesini sekalian aja ya saya ikutan sharing…Gini lho semuanya, kafir gak semuanya jahat kan, dalam ajaaran agama kita tentu aja ada 2 kafir yang pertama kafir yang anti islam, dan yang kedua yaitu kafir yang baik yang melindungi islam : ). Disini saya tidak ingin membela kaum manapun.
    Perlu di ketahui dulu ibu dan ayah saya sempat mengalami adanya perbedaan agama. Ibu saya selama 26 tahun adalah seorang katolik yang taat…sampai akhirnya ia menjadi muallaf dan alhamdulillah saya terlahir sebagai muslimah, dari TK sampai SMA saya sudah di kelilingin lingkungan yang ‘bernafaskan’ islam..ibu saya juga menyuruh saya untuk ikut mengaji karna dia ingin paling tidak saya bisa membaca Al-Qur’an. Ibu saya termasuk mualaf yang taat. Tetapi bukan berarti sudah tak ada lagi perbedaan,,apakabar dengan saudara2 dari pihak ibu? tentu sebagian besar dari mereka masih memeluk agama katolik…dan ajaibnya hubungan kami baik2 saja hampir tak ada masalah seputar perbedaan kami. justru itu sebagai sarana kami untuk saling menghargai 🙂

    Jujur aku sama kaya Nindy, aku juga gak tega ketika ada ustad yang bilang kalau orang2 yang bukan islam akan masuk neraka, aku selalu ingat saudara2ku yg non-muslim, apakah mereka juga akan masuk neraka? : ( saya mengenal mereka dari kecil hanya saja cara kami berdoa yang berbeda… 😦 gimana perasaan kalian ketika tahu ketika orang2 baik yg kita sayangi di doktrin masuk neraka?
    Sekali2 tidak ada salahnya kok kita tahu kultur mereka..ya gunanya untuk menghilangkan kecurigaan aja. Kalau kita emang taat pada agama kita gak akan “lari” dari perintah agama. Menjadi Islam atau tidak islam itu merupakan jalan hidup. Dan gak usah meng-stereotype bahwa kafir itu “kafir”. Udah banyak konflik agama di timur tengah terjadi jadi menurut kita gak usah nambah2in konflik agama gak penting lagi di Indonesia ini. : )

    Hahahaa tapi dengan beda gini bukan berarti agnostic lho..i’m still moslem and bealieve in Allah 🙂

    Cheers
    Dini 🙂

  44. segala sesuatu sudah diagendakan untuk komersialisasi. tak terkecuali agama. saya malah bingung dengan komen2 di atas. saya komen pake puisi saja. semoga teman2 juga ikut bingung..salam..:

    Ramadhan di Televisi

    Ribuan almanak terjebak dalam penanggalan. menghitung hari; menandai tanggal dengan lingkaran. bulan menghantui bagai iklan-iklan yang muncul mulai subuh sampai tengah malam. orang-orang mulai berzikir dengan cara sendiri, berbagi kasih dengan harga-harga tinggi. mengembalikan kesucian hati setelah berbagi dengki.

    menyelubungi diri dengan sehelai kerudung setelah mati-matian membela kebebasan ekspresi adalah bentuk lain kedewasaan kita sebagai bangsa yang tiba-tiba menyembah demokrasi.

    O bangsat yang khianat. bersujudlah di mesjid-mesjid kami. berdoalah sesuka hati. Tuhan tak tidur karena lelah menanti. peragakan bagaimana mengaminkan janji-janji. letakkan tanganmu di awang-awang, Malaikat sedang menunggu ratap.
    rindumu rindu kami juga

    Ramadhan datang setelah kepala kita dipenuhi mimpi-mimpi tentang bagaimana meyakinkan orang pasrah pada nasib. tentang luka lambung, tentang kendali emosi dan celana dalam sobek.

    layar kaca adalah tempat menebar wangi ramadhan, engkau boleh berdagang tahayul dan selingkuhan di sela-sela jeda komersil. atau, meringankan dosa dengan beristighfar. lalu kau boleh terbang ke Saudi Arabia setelah menangguk nikmat karena bakat. dan boleh tinggalkan aurat di kepala anak kami yang berkarat.

    rindumu rindu kami juga
    jejalkan barang-barang untuk disantap. wangikan dapur kami dengan merek-merek kecap. bumbui percakapan kami dengan isu-isu berat semisal ‘celana seorang selebritis kedodoran’. semua ada hikmahnya, belajar dari birahimu adalah pelajaran awal saat sahur.

    rindumu rindu kami juga
    lapar adalah lelucon di hari-hari biasa. kemiskinan mendarah daging setiap kali butuh uang. namun, berbotol-botol sirup menguras pikiran dengan cairan yang menggoda. adakah hal hebat lain selain sirup dingin? ah. bangsa besar adalah bangsa yang termakan iklan.

    rindumu rindu kami juga
    mendapat bayaran setelah turun dari mimbar mungkin keberkahan tak terelak. Ramadhan adalah bonus Tuhan bagi yang masih mau beriman. mengimani hal-hal kecil dengan ide-ide besar. maka, Ramadhan terus diperpanjang, sebagai bentuk rasa sayang Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s