Category Archives: Rizki Alfi Syahril

Pelarangan Pendapat dan Krisis Pikiran-Kritis

Ditulis oleh: Rizki Alfi Syahril

Pelarangan Pendapat

Keriuhan tentang sosok Irshad Manji—penulis buku dan feminis dari Kanada belum berakhir. Setelah rangkaian promosi dan diskusi penerbitan bukunya dalam seri bahasa Indonesia yang bertajuk Allah, Liberty, and Love mengalami pelarangan di beberapa tempat dan universitas serta (bahkan) pembubaran paksa disertai kekerasan oleh beberapa ormas yang berperan sebagai penegak moral masyarakat di Lembaga Kajian dan Ilmu Sosial (LKiS) Yogyakarta, kini beberapa permasalahan masih tersisa.

Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Rizki Alfi Syahril

Tentang Definisi Politik Mahasiswa Yang Kita Perdebatkan

Ditulis oleh: Rizki Alfi Syahril

Pemilihan raya (Pemira) untuk memilih Presiden Mahasiswa Universitas Syiah Kuala untuk masa bakti satu tahun ke depan akan dilaksanakan pada hari Senin (11/5) ini. Masa kampanye dan debat kandidat telah terlalui. Dan rupanya, proses politik yang biasanya kita dengar di dunia nyata, juga terjadi kampus. Misal adanya pengrusakan atau penghilangan beberapa atribut kampanye dari beberapa calon, adanya black campaign¸dsb.

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Rizki Alfi Syahril

Dari Pesisir Pantai Lhoknga dan Lampuuk ke Pantai Gaza Palestina

Ditulis oleh: Rizki Alfi Syahril

Enam puluhan mahasiswa yang bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Lhoknga, beberapa anggota gerakan mahasiswa di Unsyiah, dan beberapa elemen sipil di Banda Aceh, berinisiasi untuk membuat aksi solidaritas Palestina. Mereka bergabung dalam satu front, yang disebut FKP (Front Kemerdekaan Palestina) yang dikoordinir oleh Oryza. Berbeda dengan aksi yang lazim dilakukan oleh masyarakat sebelumnya, misal membuat konser amal, mengadakan pengumpulan dana di titik-titik tertentu di pemberhentian lampu merah, ataupun konvoi massa yang dibuat oleh partai atau organisasi islam lainnya, maka front ini memilih dengan cara lain. Yaitu membangun pemahaman bersama masyarakat di beberapa desa di Aceh, untuk menunjukkan dan memberikan sumbangsihnya untuk membantu korban kekejian Israel di Pantai Gaza. Pada tahap awal, bekerja sama dengan para mahasiswa Lhoknga, FKP menyisir pantai Lhoknga dan Lampuuk pada hari minggu, 17 Januari 2009. Bekerja sama dengan masyarakat setempat, para anggota FKP membantu pengutipan tiket masuk di beberapa loket di Pantai Lhoknga dan Lampuuk, yaitu di pintu masuk Lapangan Golf, Lampuuk, Babah Dua, dan Eumpee Nulu. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Rizki Alfi Syahril

Tsunami Museum : Penghancuran Ingatan Kolektif, Bencana, dan Sejarah

Ditulis oleh: Rizki Alfi Syahril

Masyarakat yang terluka mengenang luka mereka dengan empat cara: dalam doa, dengan monumen, dengan kesaksian, dan sesekali dengan museum – meski yang terakhir ini terkadang harus dibayar sangat mahal.

Rencana yang Belum Rampung

Tanggal 25 Oktober 2008 adalah batas waktu penyelesaian sebuah megaproyek yang dibangun di Aceh. NAD Tsunami Museum atau Museum Tsunami NAD adalah nama megaproyek itu. Beberapa pekerja masih sedang berusaha merelief dinding gedung itu sambil bergantungan pada seutas tali.

Beberapa truk pengangkat pasir masih terus lalu lalang di areal gedung itu. Tenggat waktu penyelesaian megaproyek yang dimulai pembangunannya 17 Januari 2008 dan harus selesai 25 Oktober 2008 (sesuai dengan yang tertulis di papan nama proyek) akan terlewati. Pemborong megaproyek ini, PT Waskita Karya (Persero), belum mampu menyelesaikan pekerjaan itu tepat waktu, seperti halnya keterlambatan pembangunan 700 unit rumah bantuan Turki di Lampuuk yang pernah ditangani oleh PT Waskita Karya pascatsunami. Baca lebih lanjut

8 Komentar

Filed under Rizki Alfi Syahril

Bagi (Calon Mahasiswa), Sekadar Info

Ditulis oleh: Rizki Alfi Syahril

Banyak siswa daerah yang datang ke Banda. Sambil menunggu berita kelulusan UN SMA di sekolah asalnya, mereka ke Banda Aceh untuk mengikuti bimbingan intensif. Mereka tinggal di rumah kos, atau di tempat saudara. Dan hampir setiap harinya rela belajar selama beberapa jam di bimbingan. Bimbingan belajar yang ada berusaha mempromosikan paket intensif dengan berbagai variasi, mulai dari bagaimana kondisi kelasnya, lama belajar, para pengajar, serta tarif mengikuti bimbingan. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Rizki Alfi Syahril